![]() |
| Agen judi online |
Sesaat setelah Fernando Torres memanfaatkan kesalahan Joe Hart dan Matija Nastasic untuk mencetak gol kemenangan, Mourinho langsung berlari ke tribun Chelsea yang berada di belakang bangku pemain City. Namun Mou mengklarifikasi, ia melakukan hal tersebut karena ingin berselebrasi dengan anakannya, yang duduk di sana.
“Saya rasa, Chelesa bersalah karena memberikan tiket musiman bagi anak saya di belakang bangku pemain lawan. Mereka harusnya mengubah tiket anak saya dan menempatkannya di belakang saya. Saya berlari ke dia untuk merayakannya. Saya berjanji akan merayakan lagi bersamanya di tempat yang sama pada laga berikut,” jelas Mou.
“Ini adalah drama di akhir laga. Saya sempat menaklukkan City di menit terakhir bersama Real Madird [ketika menang 3-2 di Liga Champions], saya meluncur ke tanah dengan lutut dan membuat celana saya robek. Jika City paham bahwa anak saya di sana, itu bagus. Tetapi jika tidak, saya meminta maaf jika mereka menganggap saya melakukan kesalahan.” tambah Mou
Mourinho juga menyatakan tak ada masalah dengan manajer City Manuel Pellegrini yang menolak berjabat tangan dengannya usai peluit panjang dibunyikan. Ia menjelaskan, saat melatih Real Madrid, jabat tangan ini dilakukan sebelum pertandingan.
“Dalam budaya dan negara lain, kami berjabat tangan sebelum laga dan itu sudah cukup. Dia kalah di menit terakhir dan saya bersimpati kepadanya [tak mau menjabat tangan]. Jika dia sedih karena hasil buruk, saya memahaminya. Jika dia sedih karena kelakuan saya, saya juga menerimanya. Jadi tak ada masalah,” pungkasnya.

0 comments:
Post a Comment