![]() |
| agen judi online terpercaya |
Adalah Torres yang lebih menjadi perhatian. Golnya memang tergolong biasa, tapi tidak dengan penampilannya. Anggapan ini bukan tanpa dasar pastinya.
Secara statistik, Torres bermain ngotot sepanjang 90 menit laga di Stamford Bridge. Tak hanya ngotot, pemain 29 tahun itu juga begitu mengancam.
Di awal babak pertama misalnya, yang sayangnya hasil tembakannya masih melambung tinggi dari gawang. Tapi kemudian dia memberikan assist cantik untuk dituntaskan Andre Schurrle di menit 33.
Awal dari assist tersebut pun cukup menarik. Torres merangsek masuk ke pertahanan Manchester City dengan kecepatan tinggi sebelum mengirim umpan terukur untuk disontek Schurrle dengan mudah. Berkelas.
Assistnya itu merupakan assist ke-12 buat Chelsea di liga, satu assist lebih baik dari catatannya selama di Liverpool.
Di babak pertama, menurut statistik Squawka, Torres sukses mengelabuhi pertahanan Manchester City sebanyak tiga kali dari enam percobaan. Di 45 menit yang sama, Torres juga menuntaskan tujuh umpan dari total 11 usaha, satu di antaranya berujung gol. Di paruh kedua, empat dari umpan berujung tepat sasaran.
Bagaimana dengan tendangan ke arah gawang? Ada lima upaya dilakukan Torres, satu di antaranya berujung gol dan tiga lainnya mengarah ke sasaran.
Terlepas dari apakah gol itu karena kesalahan Hart, Torres tetap pantas mendapat pujian atas penampilannya.
Tapi, apakah penampilan itu bisa membuatnya layak telah menemukan momen kebangkitannya sebagai salah satu striker terbaik Eropa beberapa tahun lalu?
Sejauh ini, mantan bomber Atletico Madrid itu sudah menciptakan tujuh kesempatan mencetak gol dan akurasi tendangannya mencapai 67 persen, dengan enam menemui sasaran dan tiga lainnya melenceng.
Namun, dengan baru tampil sebagai starter di tiga kesempatan, Torres pantas berbangga dengan catatan tersebut. Setidaknya dia boleh pede lebih dipilih ketimbang Samuel Eto'o atau Demba Ba.
Di ajang kompetisi Eropa, catatan Torres bahkan lebih fenomenal lagi. Dia mencetak dua gol saat melawan FC Schalke 04 pekan lalu, yang menjadikan koleksi golnya menjadi empat dari lima penampilan bersama Chelsea. Faktanya, musim lalu hanya Cristiano Ronaldo (12 gol) dan Robert Lewandowski (10) yang memiliki koleksi gol lebih banyak dari Torres.
Sekarang tinggal bagaimana Torres menegaskan bahwa dirinya memang telah menemukan momen kebangkitan dirinya di laga tersisa hingga akhir musim ini.
.jpg)
0 comments:
Post a Comment